Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

SAJAK INI UNTUK MU

Dalam lara aku menulis cinta Sajak-sajak untuk-Mu, wahai Cahaya Di setiap detak, ada asa yang patah Memanggil-Mu dalam bisik yang tak berdaya. Aku tahu, aku jauh dari sempurna Hanya debu kecil di antara bintang-bintang Namun izinkan aku mencium tanah-Mu Walau sejenak, di antara hujan dan senja. Tuhan, izinkan air mata ini Mengalir bebas seperti sungai yang rindu pada laut Temani aku di ruang kosong ini Meski hanya lewat angin yang menyentuh kalbu. Aku takut pada sunyi yang memeluk terlalu erat Pada gelap yang menjelma tembok tinggi Aku ingin cahaya-Mu memecah malam Melukis dunia dengan kasih tanpa tepi. Tuhan, ribuan doa telah kuutarakan Namun langkahku masih tersesat Tampar aku jika perlu, bangunkan jiwa ini Yang sering kali terbuai fatamorgana. Bukalah pintu-Mu, wahai Penguasa Rahasia Izinkan aku bersujud dalam segala hina Sebelum waktu memisahkan kita Sebelum cahaya-Mu menjauh seperti bayangan. Aku ingin hadir di tangisan mereka Membawa suara-Mu dalam setiap ucap Agar dunia tahu, ci...

Postingan Terbaru

TARIAN TOPENG

CERITA PENDEK SOAL PERTEMUAN

LAHIRNYA RAMAPARASU

MELIHAT 2024

MENARI SAMBIL MEMBACA

MENELAAH NASKAH SEBAGAIMANA BILAMANA ADANYA DALAM KEHIDUPAN SOSIAL

TERPENJARA DALAM KATA

AKU ADALAH PEJUANG

SUDAHKAH PENDIDIKAN INDONESIA MERDEKA?

PUISI INI UNTUK MU