Langsung ke konten utama

Postingan

Essai Film : Princess Mononoke

  Sinopsis "Princess Mononoke" adalah sebuah film animasi Jepang yang diproduksi oleh Studio Ghibli pada tahun 1997 dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki. Film ini mengisahkan tentang perjuangan antara manusia dan alam di era Feudal Jepang. Seorang pangeran muda bernama Ashitaka terluka dalam pertempuran dengan iblis dan mengalami kutukan, yang memaksa dia untuk mencari penyembuhan dan melintasi hutan yang dikuasai oleh klan Hutan yang diawasi oleh sang Putri Mononoke. Saat Ashitaka tiba di Hutan, dia menemukan bahwa konflik antara manusia dan alam sangat merusak dan kompleks. Ia bertemu dengan San, putri serigala yang dijuluki Princess Mononoke, yang sedang memimpin perang untuk melindungi hutan dari manusia yang berusaha mengambil alih sumber daya alam. Ashitaka mencoba untuk mencari jalan tengah antara manusia dan alam, dengan berusaha untuk menghentikan konflik dan mencari kesepakatan yang saling menguntungkan. Narasi "Princess Mononoke" Salah satu hal yang membu...
Postingan terbaru

Polusi Cahaya Menghilangkan Indahnya Langit Malam

      Indah bukan? Ini adalah p emandangan gugusan Bima Sakti atau Milky Way saat malam Hari Raya Nyepi tahun Saka 1943 terlihat dari kawasan Ungasan, Badung, Bali, Senin (15/3/2021). Pemandangan yang selalu ada menghiasi langit malam tapi sering tidak terlihat terutama di kota-kota besar.     Hal ini disebabkan oleh polusi cahaya,  Polusi cahaya itu sendiri adalah suatu kondisi di mana cahaya buatan manusia mengganggu dan memperburuk kondisi langit gelap dan jelas. Hal ini terjadi ketika terlalu banyak cahaya buatan yang dipancarkan dari kota-kota, jalan-jalan, gedung-gedung, kendaraan, dan lampu jalan yang menyebabkan langit terlihat terang bahkan pada waktu malam.      Dampak dari polusi cahaya sangat berbahaya bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Terlalu banyak cahaya buatan dapat mengganggu ritme sirkadian manusia yang terkait dengan waktu tidur dan bangun, serta memengaruhi kesehatan fisik dan mental manusia.      Selai...

Malas Membaca Berujung Kekerasan

7 Oktober 2022 lalu sempat terjadi kericuhan antara calon penumpang dengan petugas KAI. Calon penumpang kereta api pada video tersebut, jelasnya, akan menggunakan Kereta Api Jayakarta tujuan Surabaya Pasar Turi. "Namun, saat melalui proses pemeriksaan berdasarkan sistem terdata bahwa yang bersangkutan belum melakukan vaksin ketiga atau booster," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (4/10/2022). Menurut Eva, calon penumpang tersebut juga tidak dapat menunjukkan berkas lain seperti surat keterangan dari rumah sakit pemerintah bahwa ia memang tidak dapat divaksin karena alasan medis. Ketika dikonfirmasi, Eva lebih lanjut menjelaskan bahwa kelengkapan data vaksin merupakan salah satu syarat utama yang wajib dipenuhi oleh calon penumpang. Petugas akan melakukan pemeriksaan tiket sebelum calon penumpang naik kereta api. Sistem pemeriksaan tiket sendiri kini sudah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. "Sehingga calon pengguna yang terdata belum melakukan vaksin sesuai ketent...

Politik Kepetingan Dalam Film Superhero Gundala dan Sri Asih

Kedua film, Gundala dan Sri Asih, menampilkan politik dalam cerita mereka dengan cara yang berbeda. Gundala, disutradarai oleh Joko Anwar, menggambarkan sosial-politik Indonesia yang korup dan penuh kekerasan. Film ini menunjukkan bagaimana kekuatan politik dan ekonomi mempengaruhi masyarakat Indonesia, dan bagaimana hal itu berdampak pada kehidupan pribadi dan publik. Gundala adalah film yang mengisahkan tentang sosok pahlawan super Indonesia bernama Sancaka atau yang dikenal sebagai Gundala. Film ini tidak hanya menyajikan adegan pertarungan antara pahlawan super dengan musuh-musuhnya, tetapi juga menyajikan kritik sosial tentang keadaan politik di Indonesia. Dalam film Gundala, terlihat adanya kritik sosial terhadap keadaan politik di Indonesia. Hal ini terlihat dari karakter tokoh utama, Sancaka, yang diceritakan dalam film ini memiliki latar belakang keluarga miskin dan pernah menjadi korban dari kekuasaan dan ketidakadilan yang ada di lingkungannya. Selain itu, dalam film ini jug...

Tips Menulis Novel Remaja Untuk Semua Kalangan

Novel remaja adalah jenis novel yang ditujukan untuk pembaca remaja, biasanya di usia antara 12 hingga 18 tahun. Novel remaja seringkali memiliki tema yang relevan dengan kehidupan remaja seperti percintaan, persahabatan, identitas diri, keluarga, dan pertumbuhan pribadi. Beberapa ciri-ciri dari novel remaja adalah penggunaan bahasa yang mudah dipahami, karakter utama yang seumur atau dekat dengan usia pembaca, serta setting dan konflik yang dapat dikaitkan dengan kehidupan remaja. Novel remaja juga biasanya memperlihatkan perubahan yang dialami oleh karakter utama dan memberikan pesan moral yang positif. Contoh novel remaja yang terkenal antara lain "The Fault in Our Stars" karya John Green, "Harry Potter" karya J.K. Rowling, "To All the Boys I've Loved Before" karya Jenny Han, dan "The Hunger Games" karya Suzanne Collins. Indonesia juga memiliki banyak penulis yang menghasilkan karya-karya novel remaja yang berkualitas dan populer di kalang...

Woke culture : Membangunkan namun Justru Mengintimidasi

          "Woke culture" atau budaya yang "sadar" (woke) adalah istilah yang merujuk pada gerakan sosial yang menekankan kesadaran sosial, politik, dan lingkungan. Istilah ini berasal dari ungkapan "stay woke" atau "stay awake" yang berarti tetap sadar dan terinformasi tentang isu-isu sosial.      Gerakan ini mencakup berbagai isu sosial seperti hak-hak sipil, feminisme, hak LGBT, hak-hak minoritas, kesetaraan gender, dan lingkungan hidup. Dalam "woke culture," orang diharapkan untuk menunjukkan kesadaran sosial dan politik melalui tindakan nyata seperti dukungan terhadap gerakan sosial, pembicaraan terbuka tentang isu-isu yang dianggap penting, dan melakukan tindakan yang mendukung kesetaraan dan keadilan.      Namun, istilah ini juga dapat menjadi kontroversial karena beberapa orang menganggap bahwa gerakan ini menekankan politik korektif dan mengekang kebebasan berbicara serta berpikir. Kritik juga dilontarkan terhadap "woke...

Tingginya Angka Kehamilan Di Luar Nikah : Tanda Pentingnya Pendidikan Seksual di Indonesia

          Tingginya angka kehamilan di luar nikah pada remaja di Indonesia merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tahun 2020, angka kehamilan pada remaja usia 15-19 tahun di Indonesia sebesar 9,6%, sedangkan pada remaja usia 20-24 tahun sebesar 20,1%.      Beberapa faktor yang menyebabkan tingginya angka kehamilan di luar nikah pada remaja di Indonesia antara lain: Kurangnya akses dan informasi tentang kesehatan reproduksi: Banyak remaja di Indonesia yang tidak memiliki akses yang memadai terhadap informasi tentang kesehatan reproduksi dan metode kontrasepsi yang aman. Hal ini menyebabkan mereka lebih rentan terhadap kehamilan yang tidak diinginkan. Pendidikan seksual yang kurang memadai: Pendidikan seksual di Indonesia masih terbatas dan seringkali tabu. Remaja biasanya tidak diberikan informasi yang memadai tentang seksualitas d...